Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelestarian naskah kuno tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, serta berbagai pihak terkait lainnya.
“Kolaborasi menjadi kunci utama agar naskah kuno dapat terus terjaga dan dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan bagi generasi mendatang,” jelasnya.
“Semoga sosialisasi ini mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pelestarian naskah kuno di Kota Depok dan warisan budaya berupa naskah kuno tidak hanya tersimpan tetapi juga tetap hidup sebagai sumber pembelajaran dan identitas bangsa di masa depan,” tandasnya.



