BALAIKOTA, depokupdate.id – Program magang ke Jepang yang difasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuka peluang karier bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh penghasilan dan pengalaman kerja di tingkat internasional.
Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), program ini menjadi salah satu upaya Pemkot Depok dalam memperluas akses kerja global serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kepala Disnaker Kota Depok, Nessi Annisa Handari, mengatakan program tersebut memberikan kesempatan bagi pemuda Depok untuk mengikuti magang di Jepang selama tiga tahun.
“Ini adalah program Pemerintah Kota Depok untuk memfasilitasi anak-anak muda magang ke Jepang dengan durasi selama tiga tahun,” ujarnya, Senin (20/04/2026).
Ia menjelaskan, Pemkot Depok turut memberikan dukungan selama proses persiapan, mulai dari beasiswa pelatihan hingga bantuan biaya hidup, agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan optimal sebelum diberangkatkan.
“Kami memberikan bantuan beasiswa pelatihan dan juga biaya hidup selama masa pelatihan,” jelasnya.
Selama masa magang, peserta berkesempatan memperoleh penghasilan berkisar antara Rp14 juta hingga Rp18 juta per bulan.
Setelah menyelesaikan program, peserta juga berpeluang melanjutkan kontrak atau diangkat menjadi pekerja tetap dengan penghasilan yang dapat meningkat hingga Rp20 juta sampai Rp28 juta per bulan.
“Berdasarkan informasi, peserta dari Indonesia, khususnya Depok, memiliki kinerja yang baik sehingga berpeluang menjadi pekerja tetap dengan penghasilan yang lebih tinggi,” tambahnya.
Dari hasil pelatihan yang telah dilakukan, sekitar 160 peserta dinyatakan siap diberangkatkan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Pada hari ini, delapan peserta telah dilepas dan dijadwalkan berangkat pada Mei mendatang.



