Selama festival, pengunjung dapat menyaksikan 10 program film tematik, seperti Echoes of Identity, Edge of Reality, hingga Survival and Resistance, yang masing-masing membawa pesan mendalam tentang ketangguhan (resilience) manusia di tengah tantangan global.
Kolaborasi dengan ILUNI UI FIB menjadi nyawa baru bagi penyelenggaraan tahun ini.
Visna Vulovuk Ketua ILUNI UI FIB menyatakan, bahwa dukungan ini sejalan dengan misi “Merayakan Budaya”.
”Film pendek adalah medium yang sangat efektif untuk menyampaikan identitas budaya kepada generasi muda. Dengan pesatnya industri film lokal saat ini, kami percaya alumni UI dan sineas muda lainnya memiliki peluang besar untuk meninggalkan jejak di industri ini,” tutur Visna.
Tak hanya menonton, para pengunjung juga bisa memperdalam ilmu melalui rangkaian kegiatan edukatif, antara lain:
Masterclass: Sesi eksklusif bersama Wahana Edukasi, Sony Indonesia, Dimas Bagus, dan Cianicolay.
Talkshow: Diskusi menarik “Dari Buku ke Bioskop” yang mengupas adaptasi novel Na Willa ke layar lebar.
Showcase & Community Connect: Ruang kolaborasi antar komunitas perfilman.
Jangan lewatkan keseruannya di lokasi-lokasi berikut:
Taman Ismail Marzuki: Ruang Pemutaran Sjuman Djaja, Asrul Sani, dan FFTV – Art Cinema.
FIB UI: Kampus UI Depok.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pemutaran dapat diakses melalui kanal resmi IMAC Film Festival 2026. Mari rayakan kreativitas dan ketangguhan sinema dunia di jantung kota Jakarta!.