Serunya Ratusan Siswa SD Depok Ikuti Pekan Olahraga Tradisional, Dibuka Sekda Kota Depok

DEPOKUPDATE.ID, DEPOK – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok menggelar Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Kota Depok, diikuti ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) untuk menjaring atlet-atlet pelajar.

Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Depok Tahun 2022 di Lapangan Mahakam, Kecamatan Sukmajaya, Kamis (01/09/2022), dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Depok H. Supian Suri.

Supian Suri mengatakan, ajang tersebut menjadi sarana silaturahmi dan rekreasi bagi para pelajar SD, sebab ini permainan asli rakyat sebagai aset budaya bangsa.
“Ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan rekreasi untuk memperkenalkan olahraga tradisional bagi pelajar SD, generasi penerus bangsa,” tutur Supian Suri, Kamis (01/09/2022) kepada depokupdate.id, usai membuka acaranya.

Supian mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok rutin mengadakan Pekan Olahraga Tradisional setiap tahun. Sebab, kompetisi tersebut menjadi wadah untuk menyeleksi pelajar berbakat di bidang olahraga tradisional.
“Olahraga ini berada di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI),” jelasnya.. 

Bacaan Lainnya

“Dengan kegiatan ini akan terlihat pelajar yang punya bakat olahraga tradisional. Selanjutnya mereka bisa dilibatkan dalam kegiatan lainnya membawa nama Kota Depok,” katanya.

Menurut dia, dengan upaya yang dilakukan ini diharapkan olahraga tradisional dapat terus berkembang khususnya di kalangan anak-anak. Mengingat, dengan olahraga tradisional tersebut mereka dapat merasa senang sekaligus dapat menyehatkan tubuh.
“Kami harap melalui olahraga tradisional dapat menjadikan generasi masa depan yang kuat dan sehat,” kata Supian.

Untuk itu, dia mengharapkan, keberadaan olahraga tradisional tersebut dapat terus dipertahankan. Tentunya agar bisa menjadi media bagi anak-anak untuk memanfaatkan waktu mereka.
“Dengan olahraga tradisional, anak-anak dapat mengisi waktu dengan hal positif. Tidak ke dengan teknologi saja, seperti gadget,” tutur Supian Suri.

Sementara itu Sekretaris Disporyata Kota Depok Andi menambahkan, kegiatan Pekan Olahraga Tradisional dilakukan sebagai upaya mencari atlet di kalangan pelajar.

Nantinya, pemerintah akan mengikutsertakan pelajar yang berhasil memperoleh juara untuk berlaga di Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Kami lakukan seleksi untuk atlet tradisional di kalangan pelajar untuk mewakili Depok di ajang olahraga tradisional tingkat provinsi,” ujarnya.

Adapun olahraga tradisional yang di lombakan antara lain terompah panjang beregu, (putra/putri), hadangan beregu (putri), Enggrang perorangan (putra/putri),  dagongan beregu (putra) dan sumpitan perorangan (putra/putri). Semua atlet yang terlibat merupakan perwakilan dari masing-masing Kecamatan di Kota Depok.

“Mereka ini perwakilan setiap Kecamatan. Setiap Kecamatan mengirimkan atlet untuk lima olahraga tradisional yang dilombakan,” ujar Andi. (Adi).