Target TCI meliputi penurunan Unmeet Need KB serta peningkatan kualitas layanan KB dan kesehatan reproduksi.
Pelaksanaan program menggunakan pendekatan mentoring dan pendampingan bersama pemerintah daerah.
Persiapannya dimulai sejak Mei 2026 dan akan berlangsung hingga Desember mendatang dengan melibatkan mentor dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB hingga PLKB.
Pendekatan tersebut ditujukan untuk memperkuat kapasitas pemerintah kota agar dapat menjalankan program secara mandiri.
“Semoga dari akhir Desember ini kita dapat progres yang bagus, nanti kita bisa lanjut sampai mereka betul-betul graduation. Kalau Kota Depok ini memang strong, dia juga bisa jadi mentor buat kota yang lain,” pungkas Masyitah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur menyambut kolaborasi tersebut dengan mendorong tindak lanjut bersama tiga kecamatan sasaran.
Pembahasan akan dilakukan dengan melihat langsung kondisi di lapangan serta menentukan kegiatan yang dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
“Kami harap TCI Jalin Foundation bisa menjadi pendamping agar harapan kita dalam program keluarga berencana di Kota Depok bisa berjalan sesuai harapan,” tandasnya.



