KISAH : Post Gen Z Juara Umum Festival Teater Anak “Kami Ini Siapa..? Itu Tanya Sepanjang Usia?”

Penulis: Adi Apeng
Editor: Adi

depokupdate.id, Depok – Kisah cerita berawal dari Anak-anak adalah anak-anak. Mereka ada di setiap zaman. Namun, mereka tidak sama. Seperti halnya anak-anak masa kini yang lebih dikenal dengan sebutan “anak zaman now”.

Mereka hidup dalam kepungan arus kemajuan teknologi yang terus mengalir deras tanpa ampun. Mereka rapuh, labil, sekaligus lugu. Bagaikan kain putih, mereka bisa berubah menjadi warna apa saja yang indah, tapi bisa juga menjadi kotor penuh noda.

Sebagaimana kain putih nan bersih, mereka adalah anak-anak yang penuh semangat untuk menyongsong masa depan dengan segala impian yang mereka cita-citakan.

Bacaan Lainnya

Namun, perkenalan mereka dengan sosok Joker, mengubah semuanya. Kain-kain putih nan bersih ini terancam menjadi kotor penuh noda! Akan tetapi ini bukan salah Joker. Karena Joker mau tak mau memang harus hadir.

Disadari atau tidak disadari, disengaja ataupun tidak disengaja, disukai maupun tidak disukai, Joker akan tetap hadir, sebagai konsekuensi kemajuan zaman.

Jadi, ini semua salah siapa? Itulah inti sari dari pementasan naskah Post Gen Z yang dimainkan oleh Teater GLAdiactor dalam ajang Festival Teater Anak (FTA) 2023 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Festival ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, yang dalam
pelaksanaannya bekerja sama dengan Lembaga Teater Jakarta. Acara ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.

“Sosok Joker ini kami usung sebagai dampak kemajuan teknologi seperti halnya gadget. Jadi, ini semua salah siapa? Dan apa yang harus kita sikapi selaku orang tua agar masa depan anak anak tidak terancam nantnya?” kata Herry W Nugroho, Penulis & Sutradara, dari drama musikal ini.

Bersama Maly Asooy, yang juga berperan sebagai penulis lanjut Herry, cerita yang ditampilkan ini juga sebagai pesan untuk anak anak yang hadir dalam acara tersebut. “Ini bagian dari kampanye kami terhadap perkembangan teknologi dengan pendekatan cerita untuk anak-anak,” tambahnya.

Pertunjukan Post Gen Z dikemas dengan bentuk drama musikal yang memadukan unsur koreografi, lagu, pantomim, musik perkusi, video mapping, dll. Semua pemain yang terlibat adalah anak-anak yang disokong oleh tim produksi dari generasi muda. Koreografi dikreasikan oleh Asri Mery Sidowati, lulusan S2 jurusan tari di Korea Selatan. Andri.

“Virgo“ Setiawan, personil grup band reggae Tony Q Rastafara, menggawangi divisi musik. Beberapa seniman kawakan juga terlibat dalam proses membimbing adik-adik menuju pementasan ini, sebut saja JokJoker, seniman musik dan pantomim; Iqbal Samudra, Ketua Simpul Interaksi Teater Selatan (Sintesa) Jakarta Selatan; serta beberapa seniman lainnya.

Teater GLAdiactor adalah sanggar seni di bawah naungan GPM Leader Academy, bentukan warga Perum Griya Putra Mandiri Rt 007/009 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

GPM Leader Academy merupakan learning center dan wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh, dan berkembang atas dasar kesadaran warga serta tanggung jawab sosial sebagai peran pendampingan, melalui konsep dari, oleh, dan untuk GPM, yang berorientasi pada tercapainya transfer knowledges kepada generasi penerus GPM demi masa depan dan kesejahteraan sosial warga dan masyarakat yang lebih luas.

Festival Teater Anak (FTA) tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 25 – 30 September 2023 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Ajang ini diikuti 29 grup teater anak dengan peserta kurang lebih 1.200 anak dan akan dihadiri oleh 3.000 penonton yang akan menonton selama perhelatan FTA 2023 ini digelar.

FTA 2023 akan memperebutkan beberapa kategori seperti: grup terbaik, sutradara terbaik, pemeran utama pria terbaik, pemeran utama wanita terbaik, penata panggung terbaik, penata musik terbaik, desain kostum dan rias terbaik, penata cahaya terbaik, dan sejumlah kategori lainnya. (**).
Karya, Herry W Nugroho, Penulis & Sutradara.