Ketum JWG Paparkan Kebebasan Pers di Indonesia

JAKARTA, depokupdate.id – Jurnal Wicaksana Grup media (JWG) dan Sekber Wartawan Indonesia (SWI) menggelar Talkshow Kebebasan Pers di Indonesia dengan mengusung tema “Jurnalis Bebas yang Beretika untuk Wujudkan Demokrasi Bermartabat di Indonesia” di Jalan Menteng 117 Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2023).

Acara talkshow yang juga disiarkan live itu menghadirkan narasumber; Dr. Asep Setiawan, Anggota Dewan Pers terpilih 2022 – 2025 (dan 2019-2022), Mayjend Purn Winston P Simanjuntak, S.IP, M.SI , Ketua Umum Projamin, Prof Hoga Saragih Guru Besar Univ. Bakrie dan Mahabhiksu Dr. Jimmu Gunabhadra.

Ketua Umum JWG Media, Ali Nasrullah yang juga Waketum SWI menyampaikan melalui Talkshow Kebebasan Pers di Indonesia ini merupakan giat yang produktif dan menambah wawasan kita semua sebagai wartawan.

Bacaan Lainnya

“Ini peringatan Hari Pers Nasional ala kita dengan makan bersama nasi tumpeng. Selamat Hari Pers Nasional bagi kita semua.” ucap Ali.

Sebelum live Talkshow dimulai, dilakukan seremoni pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Anggota Dewan Pers, Dr. Asep Setiawan dan memberikannya kepada Ali Nasrullah, dilanjutkan kepada Mayjen (Purn) Winston P Simanjuntak S.IP, M.Si dan Prof. Hago Saragih, dan Johan Sopaheluwakan Ketua Lemdiklat JWG.

Sekjen SWI Herry Budiman memotong tumpeng dan memberikannya kepada Dr. Asep Setiawan anggota DP terpilih 2022 – 2025.

Mengawali acara live Talkshow yang dipandu oleh Johan Sopaheluwakan, anggota Dewan Pers Dr. Asep Setiawan memaparkan tentang tugas dan fungsi wartawan di Indonesia.

Dilanjutkan dengan paparan Demokrasi Bermartabat yang Dilandasi oleh Industri Pers yang disampaikan Ketua Projamin Mayjen TNI (Purn) Winston P. Simanjuntak, S.IP., M.Si

Dilanjut Prof. Hago Saragih dengan topik Kebebasan Pers Wajib Hindari Berita Hoax dan tentang Etika oleh Mahabhiksu Dr. Jimmu Gunabhandra. Kemudian dilanjut sesi tanya jawab yang berlangsung hangat.

Acara Talkshow ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada narasumber dan foto bersama. HUM