Selain fokus pada peningkatan prestasi, Herry juga mendorong Perkemi untuk lebih aktif memperkenalkan olahraga kempo kepada masyarakat luas. Menurutnya, olahraga tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung oleh sosialisasi yang masif dan pemerataan tempat latihan.
“Perkemi merupakan cabang olahraga yang belum terlalu populer. Karena itu perlu dilakukan sosialisasi secara masif, salah satunya dengan mendirikan dojo-dojo di setiap kecamatan sehingga masyarakat mengetahui dan tertarik untuk bergabung,” tambahnya.
Keberadaan dojo di setiap kecamatan dinilai dapat memperluas jangkauan pembinaan sekaligus memudahkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan menekuni olahraga kempo. Langkah tersebut juga diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet baru yang mampu berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.
Lebih lanjut, Herry menegaskan Kota Depok menargetkan masuk 10 besar pada Porprov Jawa Barat 2026 dengan raihan sekitar 30 medali emas. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan kontribusi dari seluruh cabang olahraga, termasuk Perkemi.
Dengan dukungan dari KONI Kota Depok, semangat kepengurusan baru, serta pembinaan atlet yang berkelanjutan, Perkemi Kota Depok diharapkan mampu mencetak prestasi yang lebih gemilang sekaligus menjadi salah satu penyumbang medali emas bagi Kota Depok pada Porprov Jawa Barat 2026.



