Kelurahan Tirtajaya Selama Tiga Hari Menggelar Pelatihan Fotografi Dasar Bagi Remaja, Emak Emak dan Katar

Reporter: Adi Apeng
Editor: Adi

depokupdate.id, Sukmajaya – Sebanyak 36 remaja, emak emak dan Katar di Kelurahan Tirtajaya Kecamatan Sukmajaya mendapatkan pelatihan fotografi. Fotografi menjadi suatu kebutuhan di masyarakat, terutama bagi masyarakat yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produk usahanya ke masyarakat luas.

Acara dibuka langsung Sekcam Sukmajaya Munandar didampingi Lurah Tirtajaya Yadi Supriyadi. Pelatihan diberikan selama tiga hari, 17, 18 dan 19 Oktober 2023, di aula kantor Kecamatan Sukmajaya.

Kasi Ekbang, Devi Rosdiana Kelurahan Tirtajaya mengatakan, setiap harinya materi yang diberikan beragam. Hari pertama materi dasar dalam pengenalan kamera, lensa dan pemeliharaan, hari kedua langsung melakukan praktik foto produk makanan serta berbagai UMKM. Sedangkan pada hari ketiga, para remaja dilatih teknik foto di alam dan juga langsung dengan model.

“Alhamdulillah, beberapa kegiatan fisik dan non fisik sedang berjalan semua. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyerap anggaran semaksimal mungkin, agar tidak ada sisa lebih penggunaan anggaran,” ucap Devi, usai pelatihan fotografi dasar.

Devi menuturkan, pelatihan diberikan untuk meningkatkan keterampilan para remaja yang ada di Tirtajaya. Pelatihan diberikan agar para remaja memiliki keterampilan untuk menunjang berbagai usaha.

“Kami mengakomodir usulan kegiatan para remaja, mereka ingin pelatihan ini ketika Musrenbang. Kegiatan non fisik ini menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022,” ungkapnya.

Devi mengatakan, kelurahan siap mendukung keterampilan remaja agar memiliki kemampuan. Pihaknya pun berupaya memfasilitasi kegiatan ini dengan pemateri yang profesional.

Sementara itu, Camat Sukmajaya Wiyana ketika di temui di ruangannya menambahkan, pihaknya sangat mendukung pelaksanaan kegiatan pembangunan non fisik ini. Yang dilaksanakan oleh Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Tirtajaya dalam penyerapan anggaran 2023.

“Kami dukung kegiatan non fisik, termasuk gelaran pelatihan fotografi bagi para pemuda yang menurut saya sangat baik. Ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan para pemuda dalam mengembangkan bakat mereka,” terang Wiyana.

Dirinya menjelaskan, bahwa ilmu fotografi tidak hanya bermodal dengan pengalaman saja tetapi harus diimbangi dengan ilmu pengetahuan dan mengikuti kemajuan teknologi yang ada.

“Media sosial ini sangat erat hubungannya dengan fotografi, dan luar biasa semua profesi, usia, gender menggunakannya untuk mengupload aktivitas kesehariannya melalui foto maupun video,” tutupnya. (**).

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: depokupred.com@gmail.com