“Ya jadi, ketika kami bekerjasama dengan siapapun, semuanya murni sesuai dengan jawabannya. Siapapun yang kami uji, tidak ada kebijakan khusus oleh kami,” tandasnya.
Ia berharap di angkatan ke-27 di Banjarmasin yang pesertanya dari seluruh Kota dan Kabupaten di Kalimantan Selatan, jika nanti sudah dinyatakan kompeten dan menerima kartu UKW, maka tanggung jawabnya mereka menjadi lebih besar.
“Karena harus profesional, mudah-mudahan teman-teman di sini juga bisa mengikuti ujian ini dengan lancar dan sesuai dengan kapasitas. Terima kasih Pak Ketum, sudah memberi kami kesempatan untuk bekerjasama dengan SWI,” pungkasnya. ***



