Disdamkar dan Penyelamatan Kota Depok menggelar Pelatihan dan Simulasi Pencegahan Kebakaran dan Bencana Alam Di Ikuti Ribuan Redkar

DEPOKUPDATE.ID, DEPOK – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menggelar Pemberdayaan Masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran dan Bencana Alam melalui sosialisasi dan edukasi masyarakat khusus Relawan Kebakaran (Redkar) se-Kota Depok.

Ribuan Relawan Kebakaran mengikuti materi dan arahan kemudian dilanjutkan praktek atau simulasi kejadian kebakaran.
Kegiatan tersebut, sekitar 1.005 peserta terdiri dari setiap Kelurahan memgirimkan 15 orang dan Redkar yang berda di dinas pasar 10 orang.

Hal ini bertujuan membina untuk partisipasi masyarakat di bidang pencegahan dan penyuluhan masyarakat dalam hal penanggulangan kebakaran yang berlangsung di Aula redkar jalan merdeka Kecamatan Sukamajaya Kota Depok Kamis (17/11/2022).

Kabid Pencegahan dan Penyuluhan Masyarakat Nelson da silva sstp.Ms yang membuka acara menjelaskan, Pelayanan Damkar salah satu pelayanan dasar dimana setiap masyarakat wajib tetmasuk Redkar mendapatkan pelayanan pemadaman kebakaran dan khususnya Relawan Kabakaran.

Bacaan Lainnya

“Sosialisasi dan Edukasi kepada Relawan Kebakaran (Redkar) dalam pembinaan kebakaran dan penyelamatan yang bertema tersebut, berguna bagi Redkar dan masyarakat sekiranya terjadinya kebakaran di lingkungan sekitar tempat kejadian kebakaran mereka Redkar harus siap siaga,” ucap Nelson Kamis (17/11/2022) usai memberikan arahannya.

Bahaya kebakaran menurut Nelson masih menjadi ancaman kejadian kebakaran, oleh karena itu tema upaya mendorong terciptanya Kota Depok aman dari bahaya kebakaran dan bencana alam.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini bertambahnya pengetahuan dan menguatkan Redkar betapa pentingnya bahaya Masyarakat,” jelasnya.

Peran aktif juga relawan kebakaran yang menjadi peserta tempak juga dari ibu-ibu, yang turut andil karena memilik kaitan dengan terjadi kebakaran kebanyakan. Menyebab kebakaran dari sumber dari kelalaian kompor yang tidak dimatikan. Salah satu penyebab kejadian kebakaran. Juga alat masak tidak tersimpan dengan baik atau hal – hal lainnya.

Momentum sosialisasi ini, dirinya berharap redkar bisa membekali diri dengan pengetahuan terkait pencegahan dan pemadaman kebakaran, serta penyelamatan jiwa atau evakuasi serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Mengingat, pengetahun yang kita miliki akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dikelurahan dan lingkungan kita, agar tidak berdampak pada kerugian yang lebih besar.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang tahu dan mengerti tentang langkah serta strategi tata cara pemadaman api, maupun langkah penanggulangan kebakaran, Nelson optimis, kita dapat bersama-sama memperkecil terjadinya bahaya kebakaran di Kelurahan dan lingkungan.

“Kami juga berharap, melalui sosialisasi ini, dapat menyadarkan kita semua, bahwa redkar dan masyarakat sangat berperan penting dalam upaya pencegahan dan bahaya kebakaran. Karena kebakaran dapat merugikan kita. Oleh karenanya, mari kita buka cakrawala berpikir serta komitmen kita semua untuk tetap setia membantu masyarakat maupun pemerintah dalam pencegahan terjadi kebakaran,” tegas Nelson.

Sementara itu Kasi pencegahan dan kebakaran Udara Kodratullah menyampaikan, memberikan pelayanan umum kepada masyarakat dalam bidang penanggulangan kebakaran dan melakukan penyelamatan terhadap korban kebakaran maupun bencana lainnya tentunya sangatlah penting. 

“Ini adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Disdamkar dan Penyelamatan, berkaitan dengan meminimalkan atau mengedukasi masyarakat, bagaimana cara resiko kebakaran,” tuturnya.

“Kedepannya kita lebih siap siaga menghadapi terjadinya kebakaran dilokasi manapun. Selain faktor alam juga faktor kelalaian ulah manusia itu sendiri,” ujar Uuk biasa disapanya. (adi).