Pahami Gejala, Penyebab dan Pencegahan Varian Baru COVID-19 Nimbus NB 1.8.1

by: Omega & Feva

Penyebab dan Faktor Penyebaran
Penyebab utama menyebarnya varian NB 1.8.1 adalah mutasi genetik pada bagian spike protein virus, yang membuatnya lebih mudah menular antarmanusia, bahkan di lingkungan yang sebelumnya dianggap aman.

Beberapa faktor penyebaran varian ini antara lain: mobilitas masyarakat yang tinggi, penurunan kekebalan populasi, kurangnya kesadaran protokol kesehatan, mutasi virus yang adaptif.
Apakah Vaksin Masih Efektif?
Vaksin COVID-19 yang ada saat ini, termasuk vaksin booster terbaru, masih memberikan perlindungan terhadap varian NB 1.8.1, terutama dalam mencegah gejala berat dan kematian.

Namun, beberapa penelitian awal menunjukkan adanya penurunan efektivitas terhadap infeksi ringan atau tanpa gejala. Artinya, seseorang yang sudah divaksin masih bisa tertular dan menularkan varian NB 1.8.1, meskipun gejala yang dialami lebih ringan.

Bacaan Lainnya

Produsen vaksin seperti Pfizer dan Moderna telah mengembangkan vaksin generasi terbaru yang menargetkan varian Omicron dan turunannya. Masyarakat disarankan untuk mendapatkan vaksinasi lengkap dan booster sesuai anjuran otoritas kesehatan.

Langkah Pencegahan

Meski sebagian besar masyarakat mulai hidup berdampingan dengan COVID-19, bukan berarti kita boleh lengah. Berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang disarankan untuk menghadapi ancaman varian NB 1.8.1: Pertama, tetap gunakan masker di tempat umum tertutup (terutama saat musim flu atau di area ramai);

BACA JUGA:  13 Masjid Di Kelurahan Mekarsari Terima Thermo Gun Dan Disinfektan Bantuan Dari Walikota.

Kedua, lakukan vaksinasi dan booster sesuai jadwal, termasuk vaksin generasi baru jika tersedia; Ketiga, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin; Keempat, hindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, terutama jika mengalami gejala flu;

Kelima, jaga sirkulasi udara di dalam ruangan dengan membuka jendela atau menggunakan ventilasi mekanik; Keenam, periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala, terutama bagi kelompok berisiko tinggi; Ketujuh, gunakan tes antigen atau PCR jika mengalami gejala mirip COVID-19, atau setelah kontak dengan orang positif.

Kesimpulan

Varian NB 1.8.1 dari virus COVID-19 merupakan subvarian baru yang menunjukkan karakteristik penyebaran yang tinggi meski dengan gejala yang relatif ringan. Namun demikian, keberadaannya tidak boleh dianggap remeh.

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: depokupred.com@gmail.com

Pos terkait