DEPOK, depokupdate.id — Berawal dari seorang guru ngaji kampung, politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini kini kembali mengabdi sebagai Anggota DPRD Kota Depok periode 2024–2029.
Perjalanan Bambang mendidik masyarakat dimulai sejak 1993. Pria kelahiran Semarang, 7 Mei 1967 ini mengawali baktinya dengan membuka Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di rumahnya.
Seiring waktu, lembaga tersebut berkembang pesat menjadi Yayasan Pendidikan dan Sosial Ruhama yang mengelola jenjang TKIT, SDIT, SMPIT, hingga SMAIT Ruhama di Depok.
”Sejak tahun 1993, awalnya saya aktif dan terlibat mendirikan Yayasan Pendidikan dan Sosial Ruhama di Depok,” kata Bambang.
Selain aktif di dunia pendidikan, Bambang muda rajin mengabdi dalam kegiatan kemasyarakatan di masjid dan musala. Saat merantau ke Jakarta untuk berkuliah, ia bahkan pernah menjadi marbot masjid di kawasan Pasar Minggu.
Pengalaman berinteraksi langsung dengan warga membuatnya sadar bahwa penyelesaian masalah sosial tidak cukup hanya melalui kegiatan bakti sosial sesaat.
Perubahan mendasar membutuhkan kebijakan, regulasi, dan dukungan anggaran pemerintah. Kesadaran inilah yang mendorongnya terjun ke dunia politik pada masa awal Reformasi 1998.
”Saya mulai tergerak untuk masuk dalam dunia politik untuk memperjuangkan itu semua,” tuturnya.
Karier politiknya dimulai saat ditunjuk sebagai Ketua DPC Partai Keadilan (PK) Kecamatan Sukmajaya. Pada Pemilu 1999, ia terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Depok periode 1999–2004.
Rekam jejak pengabdiannya kemudian berlanjut ke berbagai jenjang, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah (2009–2014), Tenaga Ahli DPR RI FPKS (2015–2023), Pengurus BP3 DPP PKS Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (2014–2024).



