Walikota Depok Hadir Tarling di RJL, Solusi Keluhan Masyarakat Bisa Teratasi 

Penulis: adi apeng
Editor: adi

depokupdate.id, Pancoran Mas – Walikota Depok KH. Mohammad Idris meminta Bappeda, untuk memprioritaskan pembangunan saluran jalan Caringin, sebagaimana yang diminta oleh warga Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok.

Hal ini di sampaikan saat Taraweh Keliling (Tarling) tingkat Kota, di Masjid Baiturrahman, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Rabu (27/3/2024).

Walikota KH. Idris menyampaikan, ada permintaan perbaikan saluran yang di tikungan depan Al Hamidiyah. Ada juga, permintaan warga pembangunan saluran di Jalan Caringin.

Bacaan Lainnya

“Kalau misalkan cukup anggarannya, ini Pak Dadang Kepala Bappeda, masukkan di ABT. Karena ini tempat kita Tarling, jadi harus kita prioritaskan,” ujarnya, dalam dialog pembangunan usai Tarling.

Selain persoalan itu, ia juga menyampaikan terkait hasil pembangunan jembatan Mampang, masih ada tumpahan air ke jalan, lantaran bukan hanya dari kiriman Bogor, tapi masih ada warga yang membuang sampah ke kali.

Idris juga membeberkan, rencana pembangunan sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di bekas lahan Rumah Potong Hewan (RPH) Rangkapan Jaya, sudah ada Detail Engineering Design (DED).

“Pembangunan madrasah Tsanawiyah Negeri, DED sudah ada, mudah-mudahan bisa di bangun anggaran tahun 2025. Lahan untuk membangun Madrasah Aliyah Negeri, kita sudah beli lahan di Tapos,” terang Idris.

Mengenai relokasi Masjid Istiqomah, perapatan Mampang, dirinya bersyukur sudah ada kesepakatan dengan pengurus masjid Istiqomah dan warga masyarakat sekitar.
“Semula mintanya relokasi jangan jauh-jauh dari lokasi yang sekarang, ada tanah harganya mahal,” tutur Idris.

“Jadi, walau lahan relokasinya agak sedikit ke dalam tidak jadi masalah lagi. Mudah-mudahan kita dapatkan lahan yang lebih luas dan kita anggarkan pembelian lahannya tahun 2025,” jelasnya.

Soal permintaan tambahan SD Negeri di Kelurahan Rangkapan Jaya, Walikota menyebut belum ada kajian terkait itu dari Disdik.
“Kajiannya belum ada, nanti tolong ya Disdik buatkan kajiannya lebih dulu,” tandasnya. (**).