Tingkatkan Kualitas Produknya, Wakil Walikota Buka pendampingan UMKM Juara peserta WUB Kota Depok

depokupdate.id, Sukmajaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Depok melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok bersama UMKM Jabar Juara menggelar program penyuluhan pendampingan UMKM Juara Kota Depok, dilaksanakan pada Senin (29/Mei 2023 di Kantor Balatkop jalan bahagia Depok Timur Kelurahan Abadijaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok.

Acara dihadiri pula oleh Wakil Walikota H. Imam Budi Hartono (IBH), sekaligus membuka acara tersebut, nampak hadir Kadis DKUM H. Dede Hidayat, perwakilan DKUM provinsi Jawa Barat, Camat Sukmajaya Wiyana, para Lurah, Kordinator UMKM Jabar Juara Sahid Mustofa dan para Koordinator 11 Kecamatan.

Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono (IBH) mengungkapkan, bahwa salah penunjang keberhasilan program 5000 Wirausaha Baru (WUB) dan 1000 Perempuan Pengusaha yang merupakan janji kampanye Idris-Imam yaitu dengan adanya pendamping program.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok yang mewadahi program tersebut menggelar kegiatan bagi Pendamping dan Tenaga Administrasi dan pemasaran Program WUB Kota Depok.

“UMKM juara salah satu program unggulan Walikota Depok untuk dapat tumbuh dan berkembang dalam skala usaha menjadi UMKM naik kelas,” kata Imam, Senin (29/05/2023) di Balatkop.

“Melalui kerjasama dengan para stakeholder diharapkan program dapat berjalan dengan baik, dengan indikator baik diantaranya omset dapat terus bertambah, aset semakin banyak serta tenaga kerja terpenuhi,” ungkap Imam.

Imam menyebut, bahwa para pendamping WUB tersebut telah mengikuti seleksi dan memenuhi kriteria khusus, akan diberikan tugas khsusus untuk memberikan pendampingan bagi para WUB kedepan.

“Salah satu faktor yang penting pada WUB ini adalah keberadaan para pendamping bagi peserta WUB dan perempuan pengusaha yang telah dimulai pendaftarannya. Mereka berlatar belakang pengusaha, mereka akan membantu kami, baik dari sisi konsultasi usaha maupun mendampingi peserta agar omzetnya terus naik,” tuturnya.

Kepala Dinas DKUM Kota Depok H. Dede Hidayat mengatakan bahwa upaya penguatan diri dan manajemen usaha, akses pernodalan, akses pasar, dan pendampingan serta pelatihan.

Intinya ada langkah kolaborasi antar unsur pentahelix termasuk dalam penguatan UMKM. Makanya, kata Dede, untuk penguatan UMKM di Kota Depok disediakan space titik Juara di alun-alun dan titik lain di wilayah Kota Depok sebagai etalesa produk UMKM juara. Hal ini sebagai bentuk komitmen agar hasil produk makin bagus.

“Saya berharap dengan adanya program ini, para pelaku UMKM bisa melakukan akselerasi dengan dukungan dari koordinator dan pendamping, sehingga bisa naik kelas dan ikut membantu penguatan sektor pendapatan Daerah,”terangnya.

Dede menambahkan, jiwa mandiri dan semangat dari pendamping diharapkan dapat ditularkan kepada peserta WUB. Dengan begitu, usaha mereka bisa semakin berkembang dan omzetnya meningkat.

Selain itu, dengan persiapan yang baik pula, diharapkan program ini berjalan secara terukur. Sehingga hasilnya para peserta bisa sukses baik dari omzet, aset dan tenaga kerja.

“Kami ingin program ini mengatasi pengangguran dan meningkatkan laju ekonomi di Kota Depok,” ujar Dede.

Koordinator Jabar Juara Jawa Barat Sahid Mustofa sebagai Nara sumber

Sementara itu, koordinator UMKM Jabar Juara Kota Depok Sahid Mustofa mengatakan, untuk tahun ini peserta program dari Pemerintah Kota Depok tersebut berjumlah sekitar 150 pelaku UMKM dari WUB.

Mustofa menambahkan, melalui program ini salah satu hal yang ingin diatasi adalah mengenai masalah kemudahan, mengenai legalitas usaha, literasi keuangan, digitalisasi, akses permodalan, dan pemasaran.

“Program ini ada empat indikator yang harus dilakukan, yang pertama legalitas. Legalitas itu yang pertama dasarnya adalah NIB. Tugas kita sebagai pendamping pertama kali menata dulu mereka memiliki NIB RBI,” ujarnya.

Sasaran yang ingin dicapai ucap Mustofa, mampu berjalan dengan baik dan memiliki output laporan, pemasaran, kualitas produk yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Inginnya menghasilkan pengusaha sukses di Kota Depok baik segi aset,omset ataupun tenaga kerja. Ketiga, mampu mengatasi permasalahan pengangguran dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di Kota Depok,” pungkasnya. (Adi).