Sering Kebanjiran Rumah Warga, Lurah Ratu Jaya Dengan Satgas PUPR Depok Bongkar Jembatan Kalibaru di RT.02 RW.05

DEPOKUPDATE.ID, CIPAYUNG – Kelurahan Ratu Jaya Kecamatan Cipayung Kota Depok mulai membongkar Jembatan Kalibaru, yang berlokasi di RT 02 RW 05, jalan Raya Citayam, Selasa (13/9/2022). Pasalnya, keberadaan jembatan tersebut menyebabkan pemukiman warga di sekitar kalibaru sering terendam banjir. Sebelumnya, Lurah Ratu Jaya Bambang Sugiharto meminta Dinas PUPR Kota Depok segera membongkar Jembatan tersebut.

Diakibatkan oleh sampah-sampah yang tersumbat di jembatan, meluapnya kalibaru dipicu hujan deras di wilayahnya.
“Jembatan dibongkar atas permintaan warga, ketika ujan deras air sering meluap, tapi warga masih bisa melintas karena jembatan itu bukan satu-satunya akses,” kata Lurah Bambang, kepada depokupdate.id, kemaren di bantaran kalibaru.

Tidak hanya jembatan saja, Satgas PUPR juga memotong pohon pohon, di sepanjang kalibaru jalan raya citayam, dan membongkar jembatan lama, sedikitnya 10 rumah warga yang ada di bawah kali juga ikut terendam air.

Tinggi banjir mencapai setengah meter, dan air masuk ke rumah-rumah warga. “Ada 10 KK dan kurang lebih rumah. Air masuk ke rumah warga,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dalam peristiwa ini, Bambang mengatakan, ketika masih berada di TKP sekaligus melakukan kalkulasi mengenai banjir tersebut.
“Kami langsung koordinasi dengan PUPR mohon untuk dibongkar jembatan, Iya Alhamdulillah satgas PUPR sudah turun,” jelas Bambang.

Lurah Bambang, meninjau lokasi pembongkaran jembatan

Sementara itu warga RT. 02 Fuji, nampak ceria jembatan dibongkar, pasalnya sudah sekian tahun tak pernah ada tanggapan yang serius, ketika banjir dirumahnya. “Kami ucapkan terima kasih pak Lurah Bambang sudah merespon keluhan warga, yang terdampak banjir air kalau ujan deres, sampah nyangkut di jembatan,” ucap Fuji.

Begitu juga ucapan yang sama di sampaikan Wakil Ketua RW 05 Faisal,
Bertahun-tahun sudah banjir, di bawah kalibaru, ada 10 warga yang selalu kena banjir, sebab tinggi jembatan dari pada rumah.
“Saya apresiasi kepada pak Lurah sudah mau peduli lingkungan terutama masalah banjir, karena sering meluapnya air kali saat hujan deras,” pungkasnya. (adi).