RPA Perindo Kota Depok Menggelar Konsolidasi

PANMAS, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Kota Depok menggelar konsolidasi bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di Cornelis Koffie, jalan Pemuda, Pancoran Mas, kota Depok, Selasa sore (14/3/2023).

Konsolidasi ini dihadiri oleh jajaran DPP RPA, pengurus DPD Partai Perindo Kota Depok beserta DPC, DPD Kartini Perindo Kota Depok dan Pemuda Perindo Kota Depok.

Ketua DPD RPA kota Depok, Jusni R Sinaga dalam sambutanya menyampaikan terima kasih dan mohon dukungannya agar RPA Kota Depok dapat berjalan seperti harapan kita bersama.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih atas kehadiran pengurus DPD Perindo, DPC, Kartini dan Pemuda Perindo, saya mohon dukungan semuanya. Soal visi dan misi RPA biar nanti ibu Ketum RPA yang sampaikan” ucapnya.

Sementara, Ketua DPD partai Perindo Kota Depok, Anwar Nurdin memberikan apresiasi dan dukungannya atas adanya RPA DPD kota Depok. Dirinya mengingatkan dalam pelaksanaannya agar selalu berkoordinasi dengan DPD Perindo.

” Saya sangat mendukung dengan adanya RPA DPD kota Depok. Namun demikian saya ingatkan dalam hal pelaksanaan selalu berkoordinasi dengan saya sbg Ketua DPD Partai Perindo kota Depok” katanya.

suasana saat konsolidasi RPA

Dirinya juga mengatakan bahwa seringkali kasus kekerasan dan pelecehan sexual pada anak, selesai dengan secarik kertas bermaterai sepuluh ribu.

“Banyak seperti itu. Makanya saya harapkan RPA DPD kota Depok untuk hadir dan melakukan pendampingan hingga tuntas. saya minta kontak personnya ditampilkan pada papan nama di sekretariat RPA.” tandas Anwar.

Ditempat yang sama, Ketua Umum RPA Perindo Jeannie Latumahina dalam konsolidasi itu menjelaskan bagaimana visi RPA Perindo itu turun sampai ke akar rumput, sampai ke tingkat RT dan kita berharap setiap DPD mempunyai titik – titik perjuangan untuk pendampingan terhadap perempuan dan anak, baik yang mengalami kekerasan fisik maupun seksual.

“Saya berharap jajaran RPA jemput bola ketika mendengar adanya permasalahan perempuan dan anak.” pintanya.

Selain itu, lanjut Jeannie, RPA harus proaktif dalam pencegahan kekerasan fisik maupun seksual kepada perempuan dan anak. Hal itu bisa dilakukan melalui sosialisasi di tempat yang dianggap rawan tindakan kekerasan tersebut.

“Setiap kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak, kami siap mendampingi secara gratis, jangan malu. Laporlah ke RPA Perindo,” himbaunya.

Jeannie menyebut, RPA yang baru diresmikan pada Desember 2022 lalu sudah bergerak secara aktif sebagai perwujudan Partai Perindo yang dikenal gigih dalam memperjuangkan perlindungan hak perempuan dan anak.

Bahkan RPA kini sudah menangani sembilan kasus kekerasan terhadap anak maupun perempuan.

“Kami sudah penjarakan sembilan orang yang melakukan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Kemudian berbagai kasus lain sudah kami dampingi, bukan hanya nasional tapi juga internasional,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Jeannie juga menyebut akan membuat kegiatan pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak yang kurang beruntung dalam segi ekonomi.

“Kami memberikan sekolah gratis komunitas belajar gratis bagi anak-anak keluarga yang tidak mampu,” pungkasnya.

Acara yang dipandu oleh Anisa, bacaleg Dapil Pancoranmas itu, dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab sertai ditutup dengan doa oleh Ketua DPD Perindo kota Depok. AN