Momen HPSN, Denma Divif 1 Kostrad Cilodong bersama DLHK Kota Depok Gelar Jumsih Angkat Sampah di Kali Jalan Raya Bogor

DEPOKUPDATE.ID, DEPOK – Prajurit Denma Divif 1 Kostrad Cilodong Depok bersama Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok membersihkan sampah yang menumpuk di sisi sepanjang sungai km 39 Jalan Raya Bogor Kota Depok, Jumat (3/02/2023).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergitas bersama TNI dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan aliran sungai menjadi bersih.

Dandenma Divif 1 Kostrad Letkol inf Tarman Wicaksono mengatakan, kegiatan merupakan salah satu program Divif 1 Kostrad bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok untuk menciptakan lingkungan yang bersih bebas banjir serta untuk mengatasi masalah sampah yang terjadi di wilayah Kota Depok.

“Alhamdulillah kegiatan gabungan ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Letkol inf Tarman Wicaksono, yang saat itu didampingi Danton Wal Kima Denma Divif 1 Kostrad Letda Inf Agus Irawan, Jumat, (3/02/2023).

Bacaan Lainnya

“Ini bentuk kepedulian TNI dengan rakyat, kami lahir dari rakyat dan selalu akan membantu masyarakat sekitar sebagai wadah teritorialnya,” tambahnya.

“Tujuanya agar dapat memicu kembali budaya kerja gotong royong,” ucapnya.

Sementara itu Kepala DLHK Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati, S.E M.Si mengatakan, DLHK, bersinergis dengan Divif 1 Kostrad dalam mengatasi masalah sampah liar agar tercipta lingkungan yang bersih di wilayah Kota Depok dan kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin serta berlanjut.

Secara tehnis kata kabid DLHK kota Depok, Iskandar Zulkarnaen, S.Sos, M.Si, pengangkutan sampah menggunakan truk sampah sebanyak 3 kendaraan untuk mengangkut sampah tersebut. Mayoritas, sampah yang menumpuk, sebab sampah dari rumah tangga.

“Kami bersinergi dengan Divif 1 Kostrad dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2023.

Kembali Iskandar menjelaskan, Pengangkutan sampah tersebut dilakukan karena kondisi tumpukan sampah disepanjang sungai km 39 jalan raya Bogor sudah menumpuk.
“Ini menimbulkan bau tak sedap serta
mengganggu kenyamanan dilingkungan dan pengguna jalan,” katanya.

“Yang membuang sampah di sini beragam. Tak hanya sampah rumah tangga, tapi
sampah dari aktivitas pertokoan atau rumah makan juga ada,” ujar Iskandar.

“Kadang pengendara motor dan mobil juga buang sampah di sini kalau melintas. Jadi memang perlu adanya kesadaran bagi masyarakat,” tuturnya. (adi).