Lomba Sinergitas Kecamatan Walikota Minta Expose Camat Harus Menjual

depokupdate.id, Beji – Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan tingkat Kota Depok, kini masuk babak penilaian oleh tim penilai/juri melakukan ke tahap pemaparan mengenai berbagai kebijakan dan inovasi yang telah dilakukan Camat Beji.

Kecamatan Beji menjadi salah satu kandidat Kecamatan berkinerja terbaik. Untuk itulah, tim juri melibatkan seluruh OPD terkait, kegiatan dilaksanakan di Aula kantor sementara Kecamatan Beji, nampak hadir Camat, Sekcam, Lurah se-Kecamatan Beji, TP PKK, para Kader se-Kecamatan Beji, acara di buka oleh Walikota Depok.

Walikota Depok, Mohammad Idris dalam kesempatan itu mengatakan, Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Kota Depok 2022 merupakan ajang unjuk gigi Camat dalam mengendalikan dan mengelola tugas dan fungsi Kecamatan, termasuk, juga kelurahan hingga stakeholder terkait di wilayah Kecamatan.

Menurut Idris, selain kinerja, pada lomba ini juga dinilai penampilan Camat dalam memaparkan program dan inovasi yang ada di kecamatan.
“Saya mengingatkan kepada panitia untuk terus menginformasikan apabila ada sesuatu yang harus perlu di ketahui,” kata Idris kepada wartawan, Kamis (21/07/22).

Bacaan Lainnya

“Sebagus-bagusnya kinerja, setinggi-tingginya kinerja tapi kalau camatnya tidak bisa menjelaskan atau mengekspose dengan baik, tidak akan menjual. Performence camat akan dilihat,” ujarnya.

Idris yang saat itu di dampingi Camat Beji Hendar Pradesa, menjelaskan, kecamatan terbaik akan mewakili Kota Depok pada lomba yang sama di tingkat provinsi. Jika lolos di provinsi, maka akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional.
“Kecamatan terbaik akan dilombakan di tingkat nasional, dari sisi performance, kinerja dan sinergitas dengan stakeholder terkait, banyak hal misalnya, tata kelola dan tata ruang kantor kecamatan,” tuturnya.

Dirinya meminta seluruh kecamatan se-Kota Depok untuk menggesa Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) yang merupakan produk akhir SAKIP. LAKIP berkaitan pula dengan Rencana Strategis (Renstra) kecamatan.

“Stakeholder kecamatan untuk bisa membantu menggesah, dan meningkatkan LAKIP. Jadi, LAKIP ini adalah bagian dari penerapan SAKIP. LAKIP nanti ada beberapa hal yang menjadi catatan antara lain seperti Renstra kecamatan. Tidak hanya Renstra tapi bagaimana ukuran standar keberhasilan. Ini semuanya yang dinilai dalam saat sekarang ini (lomba),” papar Idris.

Terakhir, Wali Kota Depok berpesan agar seluruh camat bisa memperlihatkan dan mempresentasikan inovasi dalam lomba tersebut. Tujuannya bukan sekadar ingin meraih juara, tetapi Renstra dan perencanaan dari kecamatan ini bisa dirasakan oleh masyarakat.
“Tujuan utama diselenggarakannya pemerintah adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (Adi).