Disrumkim Depok Sudah Bebaskan 52 Bidang Lahan dari Target 110 Bidang Buat Posyandu 

Penulis: adi apeng
Editor: adi

depokupdate.id, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya meningkatkan kesehatan masyarakat dari tingkat lingkungan paling bawah. Salah satunya membangun Posyandu di setiap RW. Sebagai peningkatan Kesehatan masyarakat. Hal ini dilakukan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok.

Tercatat tahun ini ditarget ada 110 bidang lahan yang akan dibebaskan, posyandu sampai bulan maret 2024 sudah 52 bidang yang lahannya dibebaskan Pemkot Depok.

Koordinator Adminstrasi Pertanahan, Bidang Pertanahan Disrumkim Kota Depok, Astri Suzana ketika di temui di kantornya mengatakan, Disrumkim Kota Depok menargetkan pengadaan 110 bidang tanah untuk pembangunan gedung posyandu di Kota Depok pada 2024.

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, kata Astri telah membayarkan sebanyak 52 bidang tanah untuk pembangunan posyandu di Kota Depok. 
“Seperti di Kecamatan Cimanggis ada 15, Cilodong 17, Cinere 8, Beji 3, Bojongsari 1, Tapos 3, Cipayung 2, Panmas 2 dan Sawangan 1 bidang tanah yang sudah,” kata Astri, Selasa (26/3/2024).

Ia menargetkan pada Oktober semua target sudah bisa dibayarkan.
“Untuk pengadaan lahan posyandu, Disrumkim telah menyiapkan dana puluhan miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024,” 

Menurut dia, dana APBD yang akan digunakan untuk pembebasan lahan posyandu tersebut belum bisa ditentukan secara pasti. Pasalnya, masing-masing posyandu berbeda besaran Uang Ganti Kerugian (UGK).
“Anggarannya tidak bisa ditentukan berapa, sebab setiap bidang tanah pastinya akan berbeda-beda,” ungkap dia.

Sementara itu Koordinator Pengadaan Tanah Bidang Pertanahan Disrumkim Kota Depok, Safrizal menjelaskan, langkah ini merupakan salah satu bentuk pemenuhan Janji Kampanye Walikota dan Wakil Walikota Depok.
“Salah satu janji tersebut yaitu untuk menyediakan sarana prasarana gedung posyandu dan posbindu di setiap RW,” ujarnya.

Safrizal mengatakan, Disrumkim Kota Depok hanya sebagai pengadaan lahan saja. Nantinya, untuk pembangunan gedung posyandu akan dilakukan Dinas kesehatan dengan melalui swakelola masyarakat.
“Pembangunan gedungnya nanti akan diserahkan kepada pengurus lingkungan, atau Dinkes Kota Depok,” ungkap dia.

Safrizal berharap, Disrumkim Kota Depok bisa menyelesaikan semua target pembelian lahan posyandu di Kota Depok. Bahkan, bisa melebihi targer agar capaian satu RW 1 Posyandu bisa tercapai.
“Saya berharap, semua prosesnya bisa berjalan dengan lancar, tanpa hambatan yang bearti, agar setiap RW dapat mempunyai Posyandu,” tutur dia.(**).