Calon Penerima Manfaat Bansos Perbaikan RTLH di Kota Depok Tahun ini Mencapai 2211 Unit

Penulis: Adi Apeng
Editor: Adi

depokupdate.id, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim), mampu membangun 2.211 unit rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2023 yang tersebar di 11 Kecamatan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok Dadan Rustandi menyampaikan, pembangunan RTLH itu mengalami peningkatan setiap tahun.

Karena program itu menjadi atensi khusus Walikota Depok KH Muhammad Idris, langsung di launching agar warganya memiliki rumah yang layak.

Bacaan Lainnya

“Proses untuk pembangunan RTLH ini panjang, seperti kami mengadakan sosialisasi di setiap Kecamatan, setelah itu kita lakukan verifikasi, layak atau tidak kita berikan bantuan RTLH,” kata Dadan, Jum’at (11/08/2023) usai mendampangi Walikota Depok, Mohammad Idris membuka Festival Buku Depok 2023 yang digelar di Ballroom Jakarta Global University (JGU), Grand Depok City, Kecamatan Sukmajaya.

“Mekanisme penyaluran bantuan langsung ke rekening penerima, tapi bantuan tidak diperkenankan ambil uang cash harus berupa barang yang barang itu nanti langsung dari toko,” tambahnya saat didampingi Kabid Pemukiman Disrumkim Iyay Gumilar.

Adapun besaran bantuan yang diberikan kepada masyarakat lanjut Kadis Rumkim, sebesar Rp 20 juta untuk bahan dan 3 juta untuk tukang akan cair langsung kepada rekening penerima.

Kadisrumkim Kota Depok Dadan Rustandi bersama Kabid Iyay Gumilar.

“Setelah itu petugas melakukan survey untuk mengetahui kebutuhan bahan bangunan. Hal ini agar sesuai dengan kaidah aturan pemberian bansos RTLH,” tuturnya.

Pihaknya juga telah melakukan terverifikasi dan tervalidasi datanya. Dengan demikian, mereka pantas untuk menerima bansos, dan menyediakan pendamping atau konsultan yang selalu siap membantu penerima bantuan tersebut.

“Total penerima program bantuan ini telah mencapai 2211 unit. Jadi sudah luar biasa banyak bisa membantu masyarakat yang asalnya rumahnya tak layak huni menjadi layak huni atau rumah sehat dan nyaman,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Depok KH. Muhammad Idris mengatakan, program ini juga menstimulasi masyarakat agar peduli terhadap lingkungan sekitar dengan mendorong masyarakat berpartisipasi mengatasi permasalahan tetangganya yang kekurangan secara ekonomi.

Sehingga, diharapkan warga gotong royong supaya tetangga dengan minim dana itu sama-sama bisa memiliki rumah yang layak.

“Masyarakat juga diajak untuk membantu warga sekitar. Sebab kalau Pemerintah semua yang menanggung tidak mungkin. Akhirnya masyarakat digugah kesadarannya untuk muncul kepeduliannya pada sesama saling membantu, akhirnya ada kepedulian. Itu tujuannya,” pungkasnya. (**A).