Ia juga mengakui bahwa meskipun regulasi telah berjalan, masih terdapat tantangan dalam penerapannya.
“Perubahan perilaku masyarakat membutuhkan waktu dan konsistensi. Oleh karena itu, sosialisasi dan pengawasan harus terus dilakukan agar masyarakat semakin disiplin dalam mematuhi aturan Kawasan Tanpa Rokok,” tutupnya.
Dengan adanya workshop ini, Pemerintah Kota Depok berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat, serta mengurangi dampak buruk dari paparan asap rokok di ruang publik. (**).