Konflik Kepemilikan Kios Pasar Agung Depok, Pedagang Gugat Pemkot

Reporter: YN
Editor: PRM

SUKMAJAYA,depokupdate.id – Pasar Agung Depok, yang memiliki luas kurang lebih 10.400 meter persegi dan ratusan kios di dalamnya, kini menjadi sorotan karena konflik antara para pedagang dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terkait kepemilikan pasar tersebut. Perkumpulan Pedagang Pasar Agung (P3A), melalui ketuanya, Sutisna, mengajukan gugatan terhadap Pemkot Depok dengan klaim bahwa para pedagang adalah pemilik sah dari kios-kios tersebut, bukan pemerintah.

Sutisna mengatakan bahwa Pasar Agung awalnya dibangun oleh investor swasta dan kios-kios yang ada kemudian dijual kepada para pedagang. “Pasar Agung dibangun oleh investor swasta dan kios-kiosnya dijual kepada para pedagang. Oleh karena itu, para pedaganglah yang menjadi pemilik sah kios-kios tersebut, bukan Pemkot Depok,” ujar Sutisna, Jumat (31/05/2024).

BACA JUGA:  Disdagin Depok Sidak Isi Gas Elpiji di SPBE 

Ia melanjutkan bahwa pihaknya telah mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Depok dengan nomor perkara 143.

“Kami telah mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Depok atas dugaan perbuatan melawan hukum oleh Pemkot Depok. Kami juga meminta Pemkot untuk menghentikan segala kegiatan, salah satunya adalah pendataan terhadap para pedagang,” tegas Sutisna.

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: depokupred.com@gmail.com

Pos terkait