Tidak hanya memberikan sosialisasi, kegiatan tersebut juga dilengkapi praktik langsung pemilahan sampah organik dan anorganik.
Peserta diberikan contoh untuk mengenali jenis sampah agar dapat memisahkannya sebelum disetorkan ke bank sampah atau dibuang sesuai pengelolaannya.
“Warga juga diberikan edukasi agar tidak membakar sampah atau melakukan open burning. Kebiasaan tersebut dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan,” tandasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua RW 14 sekaligus Ketua Pokmas RW 14, Hilmi Abidzar Tawakal, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Samsuar, ibu-ibu PKK, serta pengurus Bank Sampah Lamtoro RW 14.



