Pemkot Depok Bersama ADINKES Jabar Kolaborasi Dujung Percepatab Eliminasi ATM pada 2030

oleh: B Indryani
Kolaborasi lintas sektor untuk penanganan Aids, TBC, dan Malaria. (dok. Diskominfo Depok).

“Malaria ada, tapi kita bukan daerah endemi. Penderitanya ada di titik-titik tertentu karena mungkin berpindah dari Papua atau dari wilayah lain,” ujarnya

Dari sisi ADINKES Jawa Barat, Rusli menekankan bahwa pengentasan ATM tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan, namun diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, Bappeda, Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, organisasi masyarakat, hingga pihak swasta melalui program CSR.

Ia menambahkan, perencanaan penanganan kesehatan di Kota Depok dinilai sudah relatif tertata.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Petugas Kesehatan RSUD KiSA Perdalam Ilmu Teknik Sampling dan Pelaporan Surveilans

Sejumlah program dan anggaran kesehatan telah masuk dalam perencanaan daerah, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan ATM.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya mengatasi AIDS, TBC, dan malaria hingga mencapai target eliminasi pada 2030.

“Adanya kontribusi multipihak sesuai dengan perannya masing-masing, sehingga kita bisa menyelesaikan ini sesuai dengan kapasitasnya,” pungkas Rusli.

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: depokupred.com@gmail.com

Pos terkait