SUKMAJAYA, depokupdate.id – Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera. Melalui program ini, pasangan usia subur dapat merencanakan jumlah anak serta mengatur jarak kelahiran demi menjaga kesehatan ibu dan anak.
Untuk menentukan pilihan yang tepat, masyarakat perlu mengenal berbagai jenis alat kontrasepsi yang tersedia. Pemilihan metode KB dapat disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi kesehatan, serta rencana keluarga.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Sukmajaya, Helda Ika Setyarini menjelaskan, metode kontrasepsi terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Non-MKJP.
“Untuk MKJP ini alat kontrasepsi yang memiliki efektivitas tinggi dan dapat digunakan dalam jangka waktu relatif lama. Jenisnya ada vasektomi, tubektomi, alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), serta implan,” jelasnya, Senin (02/11/2026).
Sementara itu, metode Non-MKJP merupakan kontrasepsi yang penggunaannya memerlukan kedisiplinan sesuai jenis dan jadwal pemakaiannya. Beberapa di antaranya yaitu pil KB, suntik KB, kondom, serta metode penghitungan masa subur.
Helda mengingatkan, setiap metode kontrasepsi memiliki cara penggunaan, efektivitas, serta karakteristik yang berbeda. Karena itu, masyarakat disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menentukan pilihan.
Puskesmas Sukmajaya juga menyediakan pelayanan KB bagi masyarakat yang dapat diakses setiap Kamis. Layanan ini meliputi pemberian informasi, konsultasi, hingga pelayanan kontrasepsi sesuai kebutuhan.
“Masyarakat dapat datang ke Puskesmas Sukmajaya untuk memanfaatkan layanan KB,” jelasnya.
Ia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut sebagai langkah merencanakan keluarga secara sehat dan bertanggung jawab.



