“Dari enam pembina yayasan Al-Istiqamah Depok II Tengah, saya dipilih sebagai ketua yayasan,” katanya.
Namun, pengurus yayasan Al-Istiqamah Depok II Tengah yang baru, yang mencakup TK, TPA, DKM, dan unit usaha lainnya, masih belum diakui oleh pengurus DKM yang lama, tambah Nazmudin.
Pendapat yang serupa disampaikan oleh Reza Muhammad Noor, selaku Pembina Yayasan Al-Istiqamah Depok II Tengah, menurutnya, permasalahan yang terjadi adalah masalah keorganisasian yang harus diselesaikan secara internal. Reza juga menegaskan bahwa pengelolaan DKM harus menjadi tanggung jawab yayasan.
“Pemilihan yang kami anggap ilegal juga dapat dianggap sebagai bentuk kudeta,” jelasnya.
Reza menyatakan bahwa mereka telah berupaya untuk berdialog namun pihak yang mengklaim DKM terpilih selalu menghindar dan bersikap pasif-agresif.
Pihak yang mengklaim sebagai Ketua DKM melalui pemilihan jamaah tetap, Indra Gunawan, menyerukan adanya perombakan total di struktur yayasan Al-Istiqamah Depok II Tengah, “Ada perombakan total di struktur yayasan,” tandasnya.