Nia panggilan akrabnya menambahkan, kegiatan yang digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu tersebut menjadi sarana bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat serta mengisi waktu dengan aktivitas positif selama bulan Ramadan.
“Tak hanya santunan, Gema Ramadan ini juga diisi dengan kegiatan yang bermanfaat karena dapat mengurangi anak-anak yang keluyuran di malam Ramadan dan mengarahkan mereka pada kegiatan yang positif,” tuturnya.
Harapannya, anak-anak dan remaja dapat mengembangkan potensi serta keberanian untuk tampil sehingga ke depan dapat mengikuti berbagai ajang hingga tingkat kelurahan, kecamatan, bahkan kota.
“Kami tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tandasnya.



