Dirut RSUD ASA: Statusnya tetap Sebagai RSUD, tetapi Akan Ada Layanan Unggulan Ginjal

by: YN
editor: PRM

Selain tenaga dokter, RSUD ASA juga telah menyiapkan perawat khusus yang memiliki sertifikat layanan hemodialisa, sehingga layanan dapat segera beroperasi setelah semua persyaratan terpenuhi.

Dalam rangka mendukung layanan unggulan ginjal, RSUD ASA juga telah mengajukan permohonan penambahan lahan untuk optimalisasi pelayanan. Yang letaknya di sekitar RSUD ASA.

Selain infrastruktur, tantangan lainnya adalah dari sisi pembiayaan, terutama karena Kota Depok telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC).

Bacaan Lainnya

Agar layanan ginjal dapat melayani pasien BPJS Kesehatan, RSUD ASA harus mendapatkan persetujuan dari BPJS Kesehatan yang membutuhkan proses administrasi cukup panjang.

“Dalam upaya memberikan pelayanan yang optimal, kami harus memastikan bahwa layanan ginjal ini bisa masuk dalam skema BPJS Kesehatan. Namun, itu membutuhkan persetujuan dan proses yang tidak singkat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kadis Kesehatan: Program UHC Cukup dengan KTP

Meskipun melalui berbagai tantangan dan kendala, RSUD ASA tetap optimis bahwa layanan unggulan ginjal dapat segera berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Depok.

“Kami mengerjakan semua ini secara simultan, mulai dari menyiapkan sarana prasarana, tenaga medis, hingga regulasi yang dibutuhkan, dengan dukungan maksimal dari stakeholder dan Pemerintah Kota Depok,”

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: depokupred.com@gmail.com

Pos terkait