“Siapa yang punya tugas utama menulis, ya Pers. Jadi Insyaallah profesi kita ini akan dikenal sepanjang masa, tulisan-tulisan bermakna kita yang sudah masuk, akan menjadi sebuah jejak digital sampai kakek nenek ataupun kemungkinan di cucunya. Nanti cucu kita baca dan bilang, tulisan kakek saya tuh. Sehingga, dari tulisan itu kita akan dikenal,” kupasnya.
Lantaran itu, ia sangat berharap tentunya tulisan-tulisan pers itu dapat mencerahkan dan mendidik masyarakat agar tidak gagal faham. Sebuah permasalahan, harus dilakukan pada titik proporsi yang sesungguhnya.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Depok, menyambut baik kegiatan SWI Depok ini dan yang paling penting pers adalah mitra strategis kami di Pemerintahan. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan diskusi publik dengan tema menjaga kebebasan pers merawat demokrasi, dengan ini resmi saya nyatakan dibuka, Terima kasih,” pungkasnya.