Sementara itu, Ketua KJD Johannes Hutapea menyepakati setelah lebaran ini para wartawan Depok harus membuat kegiatan.
Pasalnya, eksistensi wartawan bukan cuma menulis berita namun bisa ditunjukkan melalui kegiatan positif berkolarasi dengan Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif.
“Untuk itu, dengan berkumpulnya kita di halal bi halal yang diprakarsai SWI Kota Depok, kita satukan usulan dan ide – ide rekan – rekan wartawan untuk dijadikan sebuah program bersama,” ungkap Jhon.
Wartawan sekaligus sastrawan Sihar Ramses Simatupang mengatakan, wartawan dituntut profesionalitasnya dengan kemampuan yang dimilikinya, baik secara individu maupun di organisasi atau dikomunitasnya.
“Tentu dengan program yang bersifat edukatif, seperti membuat diskusi, seminar atau membuat buku dengan kemahiran tulisan individu jurnalisnya,” lontarnya.
Senada, Ketua Pokja Kota Kembang Muryanto A Murod sepakat dengan usulan teman-teman jurnalis yang telah disampaikan.
Ia lantas menilai eksistensi SWI Depok sebagai sebuah organisasi wartawan, cukup aktif mengadakan kegiatan terutama yang berkaitan dengan kewartawanan dan masyarakat.
“Kita bisa mencontoh kegiatan yang sudah dilakukan beberapa organisasi wartawan di Kota Depok, namun tidak sepenuhnya 100 persen. Semua pasti punya kekurangan, maka dari itu kita bisa belajar dari kekurangan itu agar menjadi lebih baik dan kompak,” utasnya. **



