Ia menyebutkan, estimasi bantuan yang disampaikan sebelumnya sekitar Rp50 juta, namun angka final tetap menunggu hasil kajian teknis.
“Rp50 juta itu estimasi, tapi keputusan akhir ada di konsultan, karena mereka punya analisis dan perhitungan sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Cimpaeun, Mujahidin mengaku bersyukur atas kunjungan dan proses verifikasi yang dilakukan.
“Alhamdulillah hari ini saya bahagia sekali atas kunjungan survei dari Bank BJB. Sesuai arahan Pak Wali, hari ini kita ada dua lokasi, yaitu rumah Bapak Suud di RW 14 dan Pak Nisin di RW 16,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi, baik terkait penerima bantuan maupun legalitas lahan.
“Secara administrasi sudah kami lengkapi semua, baik data penerima maupun kepemilikan tanah dan lainnya,” katanya.
Mujahidin berharap proses pencairan bantuan dapat segera dilakukan mengingat kondisi rumah warga yang membutuhkan penanganan cepat.
“Harapan saya ini bisa segera dicairkan, karena melihat kondisi bangunan rumah dan kebutuhan warga. Semoga bisa segera direalisasikan sesuai kebutuhan penerima,” tutupnya.



