Persipu yang bertindak sebagai tim tuan rumah lebih dulu unggul. Permainan Persipu FC sebelum gol tendangan keras kaki kiri capten Levandy pada menit 31 menciptakan peluang emas melalui tendangan jarak jauh bola masuk skor 1-0 untuk persipu, namun sebelum tendangan menerpa mistar dan kiper sudah salah poisis. Lalu, tendangan keras berikutnya yang sempat diblok kiper dan menerpa mistar.
Sedangkan peluang dari Persima tendangan Krisna sempat diblok dan bola menerpa mistar. Gol kedua bagi Persipu melalui aksi menawan T. Noer Fadhil pada menit ke 41 berhasil membobol gawan Persima.
Memasuki pertandingan babak kedua kembali persipu FC menambah pundi pundi melalui kecepatannya dan finishingnya yang akurat membuat pemuda itu menjadi predator mematikan, pada menit ke 51 mendapatkan hadiah pinalti melalui kaki Rafli Ramdhan sukses menjadi algojo penalti kegawang persima Majalengka skor berubah 3-0.
Sementara itu dua gol dari Persima Majalengka cetak oleh Krisna menit ke 65, dan sepuluh menit kemudian Persima berhasil membobol gawang Persipu melaui Akmal menit 75, usai mereka tertinggal 3-0.
Dalam pertandingan babak kedua usai Persima tidak bisa menyamakan karena waktu sudah usai.
“Bukti dua gol dan laga yang berjalan menarik membuktikan bahwa tidak ada main mata dalam laga ini. Anak anak kami kurangnya kedewasaan dalam bermain, mereka terlalu percaya diri tidak akan kebobolan,” ujar Pelatih Kepala Persipu FC Muhammad Hasnan.